Scroll Untuk Baca Artikel
iklan
Artikel

Ketua DPD Front Banten Bersatu Asep Supriyatna Angkat Bicara, Dugaan Temuan C1 Tidak Ditandatangani Ketua KPPS di Dua Desa

32
×

Ketua DPD Front Banten Bersatu Asep Supriyatna Angkat Bicara, Dugaan Temuan C1 Tidak Ditandatangani Ketua KPPS di Dua Desa

Sebarkan artikel ini

Kab. Tangerang, ceklisdua.com – Ketua DPD Front Banten Bersatu Asep Supriaytna,Sekaligus Aktifis Kabupaten Tangerang Angkat Bicara, Menurutnya, ada temuan yang cukup meresahkan , yakni adanya dugaan C1 yang tidak ditandatangani oleh petugas KPPS disalah satu desa di dua kecamatan Kosambi dan Teluk Naga, Hal ini menimbulkan dugaan pelanggaran terhadap Pasal 389 ayat (2) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.Senin 11/03/2024

Menurut Asep, ini merupakan pelanggaran yang serius karena berhubungan dengan proses demokrasi. Pasal 503 UU tersebut menyatakan bahwa anggota KPPS yang dengan sengaja tidak membuat dan menandatangani berita acara kegiatan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp. 12.000.000,00.

Advertisement
iklan
Scrol kebawah untuk melihat konten

Mengacu pada Keputusan 66 Tahun 2024 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum, hasil penghitungan suara di TPS harus ditandatangani oleh seluruh anggota KPPS serta saksi yang hadir, tutur Asep.

Terkait Hal ini pun sebelumnya telah di sampaikan nota keberatan oleh salah Timses Caleg partai ke bawaslu kabupaten tangerang namun hingga saat ini belum juga ada keberlanjutan, hal ini menjadi pertanyaan ada dugaan kelalaian yang di sengaja, dan membuat kekhawatiran karena berpotensi mempengaruhi hasil akhir pemilihan di daerah tersebut, ujar Asep.

Asep Supriyatna menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan demokrasi yang baik dan proses pemilihan yang bersih.

Dalam hal ini, Asep menanyakan kinerja PPK Kecamatan Kosambi, Teluk Naga dan Bawaslu, apakah keduanya telah melakukan pengawasan yang maksimal terhadap proses pemilihan di wilayah tersebut.

Asep yang juga ketua DPD Kabupaten Tangerang Front Banten Bersatu Ancam akan melakukan Aksi unjuk rasa di depan Bawaslu Kabupaten Tangerang jika hal ini didiamkan, tutupnya.(Tim)