Scroll Untuk Baca Artikel
iklan
Artikel

Tinggal Satu Hari Lagi, Pendaftaran Bacalon Ketua PWI dan DKP Banten

46
×

Tinggal Satu Hari Lagi, Pendaftaran Bacalon Ketua PWI dan DKP Banten

Sebarkan artikel ini

SERANG, ceklisdua.com – Masa pendaftaran bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) Provinsi Banten ditutup besok 20 Maret 2024 sejak dibuka pada 4 Maret 2024 lalu.

Ketua Panitia Konferensi PWI Provinsi Banten Teguh Akbar Idham mengungkapkan, sejauh ini panitia telah menerima 4 berkas bakal calon Ketua PWI atas nama Junaidi Rusli, Sangki Wahyudin, Hari Wibowo serta Rian Nopandra dan 3 berkas bakal calon Ketua DKP yaitu Moh Hopip, Sahatma Refindo dan Nana Sutisna Amdan

Advertisement
iklan
Scrol kebawah untuk melihat konten

Dijelaskan Teguh Akbar Idham, bakal calon (bacalon) Ketua PWI dan Ketua DKP harus mendaftarkan diri ke Sekretariat Panitia Konferensi PWI Banten di Gedung Sekretariat PWI Provinsi Banten, Jalan Jenderal Sudirman No 25 Kota Serang.

Masih menurut pria yang akrab disapa Akbar ini, mekanisme pendaftaran merupakan tahapan dari konferensi yang telah ditetapkan oleh PWI Pusat.

“Hal itu berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh PWI Pusat. Setelah penutupan pendaftaran, berkas para bacalon akan diserahkan kepada PWI Pusat. Selanjutnya, PWI Pusat akan memverifikasi berkas tersebut dan menetapkan calon ketua PWI Banten dan ketua dewan kehormatan. Para calon ketua yang sudah ditetapkan PWI Pusat tersebutlah yang berhak dipilih dalam konferensi PWI Provinsi yang akan digelar pada 27 Maret 2024 di Puri Retno Anyer,” tandas Teguh Akbar Idham, Selasa (19/3/2024).

Selain itu, lanjut Akbar bacalon Ketua PWI dan DKP yang hendak mendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan, diantaranya, memiliki sertifikat uji kompetensi wartawan utama, sudah menjadi anggota biasa PWI sekurang-kurangnya lima tahun.

“Kami masih menerima berkas jika ada anggota PWI yang ingin mendaftarkan diri sampai besok 20 Maret 2024 pukul 16. 00. Wib. Selanjutnya pendaftaran akan secara resmi ditutup,” tegas Akbar. (*/Red)