Scroll Untuk Baca Artikel
iklan
Artikel

Terkait Aksi Masyarakat, Muhammad Ilham: DPRD Rohul Sudah Surati Pemerintah untuk Evaluasi PT AMR

85
×

Terkait Aksi Masyarakat, Muhammad Ilham: DPRD Rohul Sudah Surati Pemerintah untuk Evaluasi PT AMR

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu, ceklisdua.com – Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan (AMP/LK) telah menggelar aksi demo damai di depan Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul) Kamis (21/03/2024) bersama ratusan masyarakat menyoroti permasalahan yang timbul akibat aktivitas ilegal PT. AMR yang membuka kebun sawit tanpa proses inventarisasi lahan, Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu Muhammad Ilham, SP. MM Fraksi Gerindra angkat bicara.

Selaku wakil rakyat Muhammad Ilham berharap agar pemerintah Rokan hulu memberikan sikap dan kepastian terhadap lahan masyarakat yang bersengketa dengan PT Agro Mitra Rokan (AMR) karena persoalan ini sudah pernah dibahas bahkan DPR sudah bersurat kepada pemerintah agar PT AMR bisa segera dievaluasi baik izin usaha perkebunan maupun sangketa dengan masyarakat yang memiliki lahan. namun sampai saat ini pemerintah belum memberikan hasil evaluasi seperti yang diajukan oleh DPRD Rokan hulu.

Advertisement
iklan
Scrol kebawah untuk melihat konten

“Anggota DPRD kabupaten rokan hulu yang juga merupakan putra dari luhak kepenuhan

selaku wakil rakyat, juga akan terus memperjuangkan hak dari masyarakat luhak kepenuhan”.

Sesuai harapan dari masyarakat luhak kepenuhan bahwa hasil evaluasi tersebut bisa mencabut Izin dari PT AMR karena kehadirannya menimbulkan konflik yang berkepanjangan baik dengan perusahaan maupun pihak lainnya.”tutur Ilham”.

Sementara Bupati Rokan Hulu H. Sukiman saat diwawancarai awak media, dimana saat ini pemerintah juga sudah berupaya secepat mungkin menyelesaikannya, bersangkutan dengan pemerintahan jika persoalannya nanti melalui hukum tentukan akan diserahkan kepada penegak hukum sehingga persoalan antara masyarakat kepenuhan dengan PT AMR menemukan titik terang dalam waktu dekat.

Milenial Rokan Hulu Alfa Syabputra, S.M., M.M., C.DMS mengingkan pemerintah daerah benar-benar mengambil sikap terkait sengketa antara masyarakat dengan PT AMR, kondisi saat ini sangat di sayangkan sejak hadirnya pt Amr konflik sosial ditengah masyarakat semakin hari semakin memanas masyarakat seperti diadu domba sehingga timbul perpecahan seperti perang saudara”.

“Kasian masyarakat harus menjadi korban oleh PT AMR atau oknum yang mencoba memanfaatkan situasi konflik ini. Selain dampak sosial dengan hadirnya PT AMR ini juga merusak ekosistem alam, penenbangan hutan sembarangan hingga tepi sungai bubilah. Dulu, Sungai Bubulih itu terkenal dengan ikan, sekarang sudah rusak dan ikan mulai susah dicari, kasian para nelayan. Saya sebagai anak nelayan juga merasa sedih dengan konflik dan peristiwa ini harus terjadi.”ungkap Alfa”.

Dengan peristiwa ini saya mengajak kita semua, baik pemerintah desa, koperasi, maupun masyarakat mari kita bersatu, saya yakin jika kita bersatu kita bisa mengusir PT AMR dari Bumi Luhak Kepenuhan karena dalang dari pokok masalah ini semua adalah oknum dari PT Amr ini, datang ke tanah kelahiran kita bukannya pakai adab malah merusak kesopanan dan norma-norma kita. sekali lagi mari kita bersama-sama lawan penjajah dibumi luhak kepenuhan ini jangan mau kita di adu domba, bersatu kita pasti biasa”tutur Alfa”. (*/Red)